Badan Intelijen Negara
<< Februari 2019 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.

Waspada Hujan Lebat Akhir Januari 2019

Jakarta (24/01/2019)- Bagi anda yang ingin berpergian atau mempunyai rencana liburan dalam waktu dekat, ada baiknya perlu memperhatikan dan mencari informasi mengenai perkiraan cuaca buruk yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Antisipasi dini sangat diperlukan agar dapat terhindar dari risiko kecelakaan yang ditimbulkan dari  bencana alam yang masih mengintai hingga akhir Januari 2019. 

Saat ini, secara umum wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan dengan  intensitas ringan, sedang hingga lebat. Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini adanya  potensi bencana hidrometerologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang. Hasil analisis dinamika atmosfer (22/01)  terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Jawa, Kalimantan, Bali, NTB sampai NTT. Disaat bersamaan, terjadi juga peningkatan penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi yang berasal dari menguatnya Monsun Dingin Asia dan pertambahan Suhu Muka Laut di wilayah perairan Indonesia. BMKG juga mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir yang memanjang dari wilayah Sumatera bagian Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT.

Secara khusus, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta juga tengah memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. Salah satu bibit siklon yang saat ini berada di Laut Timor (94S) berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam tiga hari kedepan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai diatas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Melanjutkan dari himbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya pada tanggal 16 Januari 2019, BMKG kembali menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan SIAGA dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019. Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi. Berikut release wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 23-26 Januari 2019, antara lain: Aceh, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua. Sedangkan wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 - 30 Januari  2019, antara lain: Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua. 

Tidak hanya hujan lebat, masyarakat nelayan dan daerah pesisir perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano Hingga Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Sumatra Hingga Jawa Tenga, Perairan Utara Kep. Anambas Dan Laut Natuna, Laut Jawa bagian Tengah, Laut Bali, Perairan Selatan Baubau - Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian Selatan, Perairan Kep. Sermata - Kep. Babar, Laut Arafuru bagian Barat. Potensi gelombang tinggi 4.0 hingga 6.0 meter diperkirakan terjadi di Laut Cina Selatan Dan Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Natuna, Laut Jawa Bagian Timur Hingga Laut Sumbawa, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Timur Hingga P. Rote, Selat Bali - Selat, Lombok - Selat Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur Hingga NTT, Perairan Utara Flores, Perairan Kep. Sabalana - Kep. Selayar, Laut Flores, Laut Sawu Dan Laut Timor Selatan NTT.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada akhir Januari 2019 ini. Antara lain potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Selanjutnya, masyarakat harus selalu memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik. (*/Diambil dari pers release resmi BMKG)