Badan Intelijen Negara
<< Maret 2019 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.
Fokus Utama
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.
  • foto

    Kesadaran Nilai Luhur sebagai Dasar Bela Negara

    Jakarta (19/12/2018) – Badan Intelijen Negara (BIN) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-70, dipimpin Wakil Kepala BIN, Letjen (Purn) Teddy Lhaksmana, diikuti pejabat eselon I, II, III, IV, Pejabat Fungsional dan seluruh anggota BIN, di Lapangan Upacara BIN, Jakarta, Rabu, 19 Desember 2018
  • foto

    BIN Tidak Terlibat Penangkapan Habib Rizieq Shihab di Saudi

    Jakarta, (08/11/2018)-BIN tidak terlibat penangkapan Habib Rizieq Shihab di Saudi sebagaimana dilansir oleh Tweeter HRS. Tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. Apalagi menuduh bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak.
  • foto

    BIN Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90

    Jakarta (29/10/2018)- Revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo harus dapat dijadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju yang dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Demikianlah kutipan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga yang disampaikan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara, Letjen (Purn)Teddy Lhaksmana didepan peserta upacara peringatan hari Sumpah Pemuda yang ke-90 dengan tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia, di Lapangan Kantor BIN, Jakarta, 29 Oktober 2018.
  • foto

    Survei Ekonomi OECD Ekonomi Indonesia Sangat Positif

    Nusa Dua-Bali (10/10/2018)– Keadaan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil pertumbuhan positif meski sedang mengalami tekanan penurunan ekonomi global, demikian hasil survei ekonomi Indonesia oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD - Organisation for Economic Co-operation and Development) 2018. Hal ini disampaikan saat peluncuran dua laporan penting yaitu OECD-Indonesia Joint Work Programme (2019-2021) dan Economic Survey of Indonesia 2018, di Sofitel Hotel Nusa Dua, Bali (10/10) dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WBG Bali 2018.
  • foto

    Solidaritas Pertemuan IMF Bank Dunia untuk Bencana Alam di Indonesia

    Jakarta (9/10/2018)- Indonesia kembali mencuri perhatian dunia, untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah IMF World Bank Group Annual Meetings 2018 (IMF-WBG AM 2018) yang akan dilaksanakan mulai tanggal 8-14 Oktober 2018 di Kawasan Nusa Dua, Bali. Pertemuan IMF-WBG AM 2018 mempunyai nilai strategis dan dapat dijadikan momentum bagi Indonesia sebagai middle-income country mampu menunjukkan kemajuan ekonomi dan kepemimpinan serta komitmen dalam penanganan isu-isu global. Di tengah persiapan penyelenggaraan perhelatan akbar tersebut, telah diwarnai dengan tragedi bencana alam dan tsunami yang menimpa daerah di Indonesia, khususnya Lombok dan Palu. Bencana gempa dan tsunami juga menjadi perhatian bersama penyelenggara baik dari pemerintah pusat maupun dari perwakilan IMF. Bentuk kepedulian ditunjukkan melalui aksi solidaritas terhadap bencana gempa yang diberi nama ‘Solidarity for Lombok’ tepat satu hari sebelum perhelatan dimulai.
  • foto

    Kepala BIN Pemahaman Teori Kolaborasi Intelijen Pendekatan Hermenetika Refleksif dalam Penanganan Ancaman Siber

    Jakarta (11/8/2018) - Perkembangan ancaman siber sangat mengkhawatirkan dan seringkali tidak disadari bahwa sistem telah disusupi virus. Maka dari itu, ancaman siber perlu mendapat perhatian. Saat ini, penanganan ancaman siber cenderung lebih mengedepankan pendekatan teknologi. Hasil riset mengenai ancaman siber menunjukkan tren serangan meningkat dan kompleks, sehingga penanganan dari sisi teknologi saja belum cukup. Oleh karena itu, diperlukan penanganan dalam perspektif intelijen yang lebih komprehensif dengan pendekatan lebih ilmiah. Salah satunya adalah Teori Kolaborasi Intelijen Pendekatan Hermenetika-Refleksif. Pernyataan tersebut disampaikan, Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Pol. (Purn) Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D, dalam pidato sambutan orasi ilmiah pengukuhan Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan dies natalis STIN ke-15 dan wisuda 117 sarjana angkatan ke-XI dan 39 mahasiswa pasca sarjana STIN tahun akademik 2017/2018, Selasa, 7 Agustus 2018, di Sentul, Bogor, Jawa Barat.