Badan Intelijen Negara
<< Maret 2019 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.

CIA Menyatakan Jumlah Pengikut ISIS Dibawah Perkiraan

Timur Tengah, (15/9/2014) – Menurut sumber CIA, ISIS saat ini mempunyai pengikut kurang lebih 20 ribu sampai 31 ribu pejuang yang bergerak di bawah tanah. Pejuang ISIS yang berada di Suriah berjumlah sekitar 15 ribu, termasuk diantaranya 200 orang asing. Pernyataan tersebut disampaikan sumber resmi dari petugas intelijen AS kepada kantor berita AFP pada hari Kamis (11/9/2014).
 
Perkiraan jumlah pejuang ISIS tersebut terungkap setelah satu hari Presiden Barack Obama menjanjikan untuk memperluas serangan melawan pejuang ISIS, rencana awal adalah serangan pesawat udara AS terhadap kelompok ISIS di Suriah. Kemudian serangan kembali akan diperluas dengan target di Irak, dan gerakan baru mendukung kekuatan pemerintah Irak.
 
“CIA menilai ISIS dapat menghimpun  antara 20 ribu sampai dengan 31.500 pejuang di Irak dan Suriah, berdasarkan tinjauan baru laporan semua sumber intelijen dari bulan Mei sampai Agustus”, kata Ryan Trapani, juru bicara CIA, 
 
Perkembangan peningkatan pengikut ISIS baru ini mencerminkan peningkatan jumlah anggota karena proses perekrutan sejak Juni mengikuti keberhasilan di medan perang dan deklarasi khilafah. 
 
Pejabat senior AS secara resmi menyuarakan keprihatinan bahwa dengan adanya pejuang asing yang masuk dalam kelompok ISIS, terutama pemegang paspor asing. Sehingga berpotensi untuk kembali ke medan perang dengan mempersiapkan serangan teroris di Eropa dan Amerika.  
 
ISIS telah menguasai sebagian besar Irak dan Suriah. Kampanye brutal, termasuk melakukan pemenggalangan terhadap lawan dan membunuh ratusan anggota kelompok minoritas Irak.
 
Dalam minggu-minggu ini, ISIS mengeluarkan video yang menggambarkan pemenggalan kepada dua wartawan Amerika di Suriah. (*/Disarikan dari berbagai sumber)