Badan Intelijen Negara
<< Maret 2019 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.

Simpan Cara Membuat Bom, Remaja di Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Austria (28/5/2015) - Seorang remaja berumur 14 tahun di Austria, yang mengunduh cara pembuatan bom di konsol permainan Playstation, dijatuhi hukuman dua tahun penjara pada Selasa (26/5/2015) dengan tuduhan terlibat terorisme.

Juru bicara pengadilan wilayah Sankt Poelten, Austria, mengatakan remaja berkewarganegaraan Turki dijatuhi hukuman penjara 2 tahun dengan penjelasan 16 bulan hukuman percobaan, dan sisanya 8 bulan menjalani hukuman di pusat penahanan remaja.

Sebelumnya, pada Oktober 2014, remaja tersebut sempat ditahan untuk dilakukan interogasi perihal kecurigaan keterkaitan dengan kegiatan terorisme, tetapi akhirnya dilepaskan. Selanjutnya, di bulan Januari 2015, kembali ditahan untuk kedua kalinya.


Remaja tersebut juga harus menghadapi ancaman hukuman penjara maksimum lima tahun karena mendukung sebuah organisasi teroris dan merencanakan sebuah serangan.  


Jaksa mendakwa remaja tersebut dengan didasarkan pada bukti berupa data ditemukan pada Playstation, termasuk cara mengebom bangunan yang diunduh dari internet.


Menurut Kementerian Dalam Negeri Austria, lebih dari 200 orang meninggalkan Austria untuk berperang di Timur Tengah.  Sekitar 30 di antaranya tewas sementara 70 orang lainnya telah kembali ke Austria.


Dalam kasus terpisah, pengadilan di Wina pada Selasa (26/5/2015) membebaskan seorang gadis 16 tahun, yang dituduh mempersiapkan diri untuk bergabung dengan satu organisasi teroris. (*/disarikan dari pelbagai sumber)