Badan Intelijen Negara
<< Oktober 2017 >>
MinSenSelRabKamJumSab
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031    
  • foto

    Indonesia Menjadi Tuan Rumah KTT IORA 2017

    Jakarta, (06/03/2017). Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) yang digelar pada 5 hingga 7 Maret 2017 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

BIN Kembali Raih WTP dari BPK

Jakarta (2/6/2016) - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali meraih capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) Tahun 2015. Hasil capaian WTP itu diserahkan oleh Anggota I BPK RI. DR. Agung Firman Sampurna kepada Wakil Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Torry Djohar Banguntoro, yang mewakili Kepala BIN Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso, di Auditorium Pusdiklat BPK RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juni 2016.

Dengan demikian, BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BIN selama 9 tahun berturut-turut dalam kurun waktu TA 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014 dan 2015.

Selain kepada Badan Intelijen Negara (BIN), pada kesempatan tersebut BPK juga menyerahkan hasil pemeriksaan laporan keuangan kepada 18 Kementerian/Lembaga (LKKL),  dengan rincian yaitu 14 entitas meraih predikat WTP, 4 entitas meraih WDP dan 1 yang disclaimer.

Menyangkut masalah sistem audit yang dilakukan BPK, Anggota I BPK RI Agung Firman Sampurna, mengatakan dengan adanya perubahan sistem akuntansi dari basis kas menuju akrual (CTA) menjadi akrual basis yang berlaku mulai 1 Januari 2015 berdampak pada kesiapan Kementerian/Lembaga dalam penyajian laporan keuangan. Bahkan terdapat entitas terperiksa di Iingkungan Auditorat Keuangan Negara l (AKN I) yang sampai harus mengerahkan 300 orang akuntan agar dapat menyajikan Iaporan keuangan yang benar-benar sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.

Selain menghasilkan opini atas kewajaran laporan keuangan, hasil pemeriksaan BPK juga mengungkapkan temuan mengenai kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI) di antaranya: (1) Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang belum dikelola dengan baik. (2) Pertanggungjawaban belanja yang tidak Iengkap. (3) Selisih pencatatan serta fisik kas dan setara kas tidak dapat dijelaskan. (4) Pengelolaan persediaan masih Iemah. (5) Pengelolaan aset tetap yang belum memadai.

Mendampingi Wakil Kepala BIN, Letjen TNI Torry Djohar Banguntoro, dalam kesempatan menerima hasil pemeriksanaan BPK itu adalah Sekretaris Utama BIN Zaelani, beserta para pejabat eselon II di jajaran Sekretaris Utama BIN. (*)