Badan Intelijen Negara
<< Desember 2017 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
  • foto

    Indonesia Menjadi Tuan Rumah KTT IORA 2017

    Jakarta, (06/03/2017). Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) yang digelar pada 5 hingga 7 Maret 2017 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

Kepala BIN: Permainan Pokemon Go Lebih Besar Mudaratnya Daripada Manfaatnya

Jakarta (21/07/2016)-Permainan Pokemon Go dapat mengganggu aktivitas belajar anak-anak, sehingga permainan ini lebih besar mudaratnya daripada manfaatnya. Untuk itu, diingatkan agar masyarakat berhati-hati bermain game ini. Demikian pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 21 Juli 2016.

"Banyak contoh orang sampai nyebur ke sungai, nabrak mobil. Jadi untuk apa main-mainan Pokemon seperti itu," kata Sutiyoso.

Lebih lanjut Kepala BIN menjelaskan bahwa permainan Pokemon Go juga tidak ada manfaatnya untuk anak-anak. Selain itu, permainan ini rentan disalahgunakan untuk mengancam keamanan data penggunanya. Termasuk ancaman dari pihak luar negeri, datanya bisa digunakan untuk kepentingan asing.

"Permainan Pokemon Go memerlukan kamera. Kalau itu dimainkan di instansi penting atau obyek vital, seperti asrama kepolisian, TNI, intelijen. Tentu data yang diperoleh bisa dibaca intelijen lain. Itulah yang berbahaya dari sisi keamanan," jelas Sutiyoso.

Menurut Sutiyoso mengenai usulan pemblokiran permainan Pokemon Go di Indonesia, bukan kewenangan BIN. Namun, pihaknya sepakat saja dengan usulan tersebut.(*)