Badan Intelijen Negara
<< Agustus 2017 >>
MinSenSelRabKamJumSab
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
  • foto

    Indonesia Menjadi Tuan Rumah KTT IORA 2017

    Jakarta, (06/03/2017). Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) yang digelar pada 5 hingga 7 Maret 2017 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

Masyarakat Papua Puas Dengan Kinerja Pemerintah

Jakarta, 8 Mei 2018 - Amanai atau ucapan terima kasih dalam bahasa Migani (Papua) disampaikan kepada Presiden Joko Widodo sebagai bentuk kepuasan masyarakat Papua atas kinerja pemerintah. Mayoritas warga Papua sangat puas dengan beragam program pembangunan ekonomi yang digulirkan pemerintah. Bahkan menurut hasil survei Indikator Politik Indonesia, kepuasan warga Papua mencapai 90%.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo mengatakan warga Papua puas dengan program bahan bakar minyak (BBM) satu harga, tol laut dan tol udara serta rencana divestasi PT. Freeport. Mayoritas menilai positif atas pelaksanaan program-program pemerintah di tanah Papua.

“Secara umum, publik menilai kondisi ekonomi Provinsi Papua dalam setahun terakhir membaik," ujar Hendro.

Tingkat kepuasan masyarakat Papua itu turut merubah pandangan masyarakat dalam melihat persoalan separatisme. Sebanyak 60 persen warga Papua sepakat bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hasil survei yang dilakukan di Papua pada 23 Maret – 2 April 2017 tersebut menggunakan multistage random sampling dengan tingkat kesalahan atau margin of error mencapai kurang lebih 3,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara itu, jumlah responden yang terlibat sebanyak 710 warga Papua.

Selain kepuasan terhadap kinerja pemerintah Pusat, dalam survei tersebut ditemukan bahwa 71 persen warga menyatakan cukup puas dengan kepemimpinan Lukas Enembe, Gubernur Papua.

Sementara itu, beberapa warga memang masih menyoroti kinerja pemerintah daerah atas sejumlah isu mendasar, di antaranya seperti ketersediaan air bersih, minimnya jaringan listrik hingga biaya berobat yang dinilai masih kurang. Selain itu, berdasarkan survei Indikator, warga Papua juga menyoroti masalah ketertiban dan keamanan di daerah mereka.

Survei juga menyoroti terkait dengan jelang Pilkada 2018 di Papua. Berdasarkan data yang diperoleh, Lukas Enembe mendapat dukungan tertinggi yakni 29,2 persen. Sedangkan perolehan dukungan kandidat lainnya sebagai berikut : John Wempi Wetipo (3,8 persen), Ones Pahabol (2,7 persen), Habel Melkias Suwae (1,8 persen), Wellington Lod Wenda (1,8 persen) dan Paulus Waterpauw (1,5 persen).

Hasil riset juga menunjukkan bagaimana sentimen publik terkait dengan elektabilitas sejumlah tokoh untuk Pilpres 2019 dengan responden masyarakat Papua. Hasilnya, mayoritas warga Papua masih memilih Joko Widodo jika pilpres dilakukan dalam rentang survei pada Maret hingga April 2017.

"Secara spontan, mayoritas warga Papua menyebut nama Jokowi, 59 persen," kata Hendro.

Adapun tokoh lainnya yang memiliki elektabilitas tinggi di bawah Jokowi di antaranya Prabowo Subianto sebesar 3 persen, Basuki Tjahaja Purnama sebesar 1,6 persen, dan Jusuf Kalla 1,2 persen.

Meskipun tingkat kepuasan warga Papua atas kinerja Pemerintah mengalami peningkatan, terdapat beberapa pekerjaan rumah yang terus menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Setidaknya untuk menjawab prosentase ketidakpuasan sebagian masyarakat meski jumlahnya relatif kecil. Misalnya, kinerja dalam memperbaiki ekonomi rumah tangga yang angka kepuasannya hanya 35 persen. Sedangkan sektor pendidikan dan kesehatan bahwa lebih dari 40 persen masyarakat menilai belum terjangkau.(*)