Badan Intelijen Negara
<< Oktober 2017 >>
MinSenSelRabKamJumSab
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031    
  • foto

    Indonesia Menjadi Tuan Rumah KTT IORA 2017

    Jakarta, (06/03/2017). Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (KTT IORA) yang digelar pada 5 hingga 7 Maret 2017 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

Kepala BIN: Mewujudkan World Class Intelligence

Jakarta (30/05/2017) – Dalam rangka mewujudkan Badan Intelijen Negara (BIN) yang berkelas dunia (world class) dan menjadi pusat keunggulan (center of excellence) di bidang intelijen, seluruh personel BIN dituntut untuk terus berupaya meningkatkan kinerjanya. Demikian penegasan Kepala BIN, Jenderal Polisi Drs. Budi Gunawan, S.H.,M.Si., Ph.D, dalam amanat upacara HUT BIN ke-71, di Lapangan Upacara BIN, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017.  

Upacara HUT BIN tersebut diikuti pejabat eselon I, II, III, IV, Mantan Kepala dan Wakil Kepala BIN, Pejabat Fungsional, serta seluruh anggota BIN. Tema HUT BIN ke-71 tahun 2017 kali ini adalah "Dharma Bhakti Pengabdian dan Jiwa Ragaku untuk Setia, Loyal, Solid, dan Semangat, Guna Mewujudkan BIN yang Semakin Profesional, Obyektif, dan Brintegritas".

Mengawali amanatnya, Kepala BIN mengambil pendapat dari pakar organisasi Jim Collins, bahwa usia di atas 70 tahun adalah suatu fase dimana sebuah organisasi mencapai kematangan (mature). Pada fase ini semua infrastruktur dan peralatan (hard side) serta sistem dan budaya organisasi (soft side) sudah memasuki fase kematangan dan alhamdulillah kita telah berhasil melewati fase sampai usia 71 tahun ini dengan baik. Namun demikian, kita harus tetap terus melakukan pembenahan dan penguatan secara berkelanjutan (continuous improvements).

"Kepada seluruh anggota BIN dimanapun saat ini bertugas dan berada, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun BIN ke-71. Semoga BIN dapat menjadi lembaga intelijen yang semakin profesional, obyektif, dan berintegritas serta disegani dan dibanggakan oleh masyarakat dan negara" ujar Budi Gunawan. 

Budi Gunawan menjelaskan bahwa terdapat empat kata kunci pengungkit dan tiga kata kunci hasil yang perlu digarisbawahi pada tema HUT BIN kali ini, yaitu Setia, Loyal, Solid, dan Semangat. Setia, berarti membangun semangat korps atau esprit de corps sesama insan intelijen serta kepada organisasi BIN. Loyal, berarti patuh kepada single user BIN, yaitu Presiden Republik Indonesia melalui Kepala BIN, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Solid, berarti menjaga kekompakan dan sinergi antar unit di dalam internal BIN. Semangat, adalah suatu sikap atau kondisi kejiwaan yang tidak mudah menyerah dan bertekad menuntaskan tugas yang diamanahkan dalam kondisi dan situasi bagaimanapun juga. Keempat sikap atau perilaku inilah yang harus selalu kita bangun, pelihara, dan kembangkan bersama di lingkungan BIN. 

Selanjutnya terdapat tiga kata kunci output hasil, yaitu Profesional, Obyektif, dan Berintegritas. Profesional, berarti memiliki kompetensi yang tinggi, menguasai sistem, metode, dan teknologi intelijen modern. Obyektif, tidak memihak golongan apapun dan bekerja semata-mata demi NKRI. Berintegritas, bekerja sesuai dengan peraturan perundang-perundangan yang berlaku, menjunjung tinggi etika dan HAM, serta dapat dipertanggungjawabkan.

"Dalam mewujudkan BIN yang berkelas dunia (world class) dan menjadi pusat keunggulan (center of excellence) di bidang intelijen, seluruh personel BIN dituntut untuk terus berupaya meningkatkan keempat komponen pengungkit sebagaimana tema HUT BIN ke-71 tersebut," tegas Kepala BIN. 

Oleh karenanya, perayaan HUT BIN kali ini harus dimaknai sebagai suatu momentum untuk melihat kembali sejarah masa lalu dalam pengabdian diri kepada bangsa dan negara, melakukan refleksi dan evaluasi perjalanan BIN, serta mempersiapkan diri dengan proyeksi ke depan dalam rangka peningkatan peran dan kemampuan BIN. Intelijen tidak boleh lemah, karena intelijen adalah mata dan telinga bangsa dan negara. Intelijen harus kompeten dari sisi SDM, modern dan canggih dari sisi peralatan, serta efektif dan efisien dari sisi organisasi.

Di akhir amanatnya Budi Gunawan mengatakan bahwa saat ini dan ke depan, peran dan fungsi intelijen dihadapkan pada tantangan yang semakin berat dan kompleks. Perkembangan lingkungan strategis baik secara global, regional, dan nasional berjalan begitu cepat sehingga harus terus menerus diendus, dicermati, dan diantisipasi. 

"Guna menghadapi dan mengantisipasi berbagai ancaman, BIN terus melakukan pembenahan dan penguatan baik dari sisi kelembagaan organisasi, kemampuan SDM, maupun modernisasi peralatan teknologi intelijen dengan memprioritaskan pembenahan dan penguatan pada tiga aspek utama yaitu tampilan, sistem dan metode, serta paradigma (mindset dan culture set)." tutup Kepala BIN.

Acara HUT BIN juga dimeriahkan penampilan Drumband dan kreasi seni taruna dan taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). (*)