Badan Intelijen Negara
Berita Nasional
  • foto

    Kepala BIN : Kerja Sama Global Kunci Atasi Terorisme

    Kuala Lumpur (20/11/2015)- Kerja sama global merupakan kunci untuk mengatasi masalah terorisme. Kerja sama itu bukan hanya antar negara ASEAN, melainkan juga kerja sama secara global. Demikian penegasan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, di sela-sela menghadiri forum KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Jumat malam 20 November 2015.
  • foto

    STIN Sebagai Pusat Unggulan Kajian Intelijen Secara Akademis

    Bogor (15/10/2015)- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dituntut mampu mengembangkan dan mengkaji ilmu pengetahuan intelijen secara akademis. Ini merupakan tantangan tugas berat dalam rangka mempertahankan dan menjunjung STIN sebagai “pusat unggulan” pendidikan bagi insan-insan intelijen professional dan berkualitas, baik intelektual, moral, maupun fisik, dengan memiliki wawasan berskala nasional dan internasional.
  • foto

    BIN Kembali Raih Penghargaan AKIP

    Jakarta (2/10/2015)-Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menerima Penghargaan Pemerintah atas Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) Tahun 2014. Penghargaan atas capaian WTP itu diserahkan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution yang didampingi Menteri Keuangan RI, Bambang PS. Brodjonegoro, kepada Wakil Kepala BIN, Letjen TNI Torry Djohar Banguntoro, yang mewakili Kepala BIN Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso, pada acara pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2015, di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2015.
  • foto

    Kepala BIN : Pilkada Serentak 2015 Akan Berlangsung Aman

    Jakarta (10/9/2015) - Secara keseluruhan, situasi negara saat ini masih berjalan normal. Oleh karena itu, prosess pemilihan kepala daerah yang puncaknya diselenggarakan pada 9 Desember 2015, akan berjalan dengan aman.
  • foto

    Kepala BIN : Perlu Pemahanan Baru dalam Pengamanan Negara

    Jakarta (31/07/2015)- Intelijen harus merespon dinamika politik, hukum, ekonomi dan sosial budaya masyarakat dan sistem pertahanan keamanan. Sebagai petugas intelijen tidak boleh terdadak dan harus siap dengan berbagai dinamika. Oleh karena itu, perlu disusun pemahaman baru untuk menjadikan pemikiran bagi diri insan intelijen mensiasati perubahan dan dinamika masyarakat agar tidak terhambat dalam mengamankan negara. Demikian sambutan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso ketika membuka acara bedah buku Intelijen Negara: Mengawal Transformasi Indonesia Menuju Demokrasi yang Terkonsolidasi karya Mantan Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2015.
  • foto

    Seorang Intelijen Harus Memiliki Sikap Patriot dan Cinta Negara

    Jakarta (7/7/2015) – Seorang intelijen harus memiliki sikap patriot dan kecintaan kepada negara untuk menjaga keutuhan negara, ideologi dan semangat konstitusi. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME dalam acara kunjungan kerja ke kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman di Sentul, Senin 6 Juli 2015.
  • foto

    BIN Selenggarakan FGD Masalah Narkoba

    Jakarta, (16/06/2015)-Status Narkoba di Indonesia sudah menjadi darurat Narkoba, karena peredaran Narkoba di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya.Penangkapan bandar dan pengedar narkoba yang dilakukan pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak membuat jera pelakunya. Bahkan hukuman mati bagi pengedar dan bandar narkoba juga tidak menimbulkan efek jera.