Badan Intelijen Negara
Berita Nasional
  • foto

    Kepala BIN : Antisipasi Ancaman, Intelijen siapkan Kewenangan Tambahan

    Jakarta (29/2/2016)-Intelijen perlu kewenangan tambahan terkait penanganan potensi ancaman seperti gerakan teroris, separatis, maupun radikal. Badan Intelijen Negara (BIN) telah mendeteksi adanya gerakan-gerakan tersebut, namun tidak dapat menggali informasi lebih lanjut dari mereka karena kewenangan tersebut belum tercantum dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme.
  • foto

    Kepala BIN : Perlu Revisi UU Terorisme Terkait Kewenangan BIN

    Jakarta - (15/1/2016)-Jika ingin penanganan terorisme lebih aman, perlu perbaikan Undang-Undang No. 15 tahun 2003 tentang Terorisme. Badan Intelijen Negara (BIN) perlu diberi kewenangan lebih untuk menangkap dan menahan terduga teroris, dalam pelaksanaannya tetap menyeimbangkan antara HAM, kebebasan, dan kondisi keamanan nasional. Demikian pernyataan Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso
  • foto

    BIN Canangkan Pembangunan Zona Integritas

    Jakarta (22/12/2015) – Dalam rangka menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani, Badan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas. Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ditandatangani oleh Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi , ME; Deputi Bidang PIPM KPK Ranu Mihardja; Anggota Ombudsman RI Pranomo Dahlan; Waka BIN Letjen TNI Torry Djohar Banguntoro dan seluruh pejabat BIN, di Gedung Pertemuan Soekarno-Hatta, Kompleks BIN, Jakarta, Selasa, 22 Desember 2015.
  • foto

    Kepala BIN : Penerimaan Pajak Harus Diamankan

    Jakarta (26/11/2015) - Penerimaan perpajakan harus diamankan bersama, karena sebagain besar penerimaan negara berasal dari pajak. Badan Intelijen Negara (BIN) akan membantu Kementerian Keuangan dalam menggali potensi penerimaan pajak. Tugas intelijen yang bisa dilakukan dalam mengamankan penerimaan perpajakan, antara lain melakukan penyadapan dan melihat aliran dana di sistem perbankan. Demikian pernyataan Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemenkeu dan BIN, di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis, 26 November 2015.
  • foto

    Kepala BIN : Masyarakat Bisa Menjadi Mata Telinga Perangi Terorisme

    Bandung (24/11/2015)- Masyarakat bisa berperan serta memerangi terorisme dan radikalisme bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dengan cara bekerja sama sebagai mata dan telinga BIN. Demikian pernyataan Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, seusai menghadiri sidang doktor Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon, di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran Kota Bandung
  • foto

    Kepala BIN : Kerja Sama Global Kunci Atasi Terorisme

    Kuala Lumpur (20/11/2015)- Kerja sama global merupakan kunci untuk mengatasi masalah terorisme. Kerja sama itu bukan hanya antar negara ASEAN, melainkan juga kerja sama secara global. Demikian penegasan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, di sela-sela menghadiri forum KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Jumat malam 20 November 2015.
  • foto

    STIN Sebagai Pusat Unggulan Kajian Intelijen Secara Akademis

    Bogor (15/10/2015)- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dituntut mampu mengembangkan dan mengkaji ilmu pengetahuan intelijen secara akademis. Ini merupakan tantangan tugas berat dalam rangka mempertahankan dan menjunjung STIN sebagai “pusat unggulan” pendidikan bagi insan-insan intelijen professional dan berkualitas, baik intelektual, moral, maupun fisik, dengan memiliki wawasan berskala nasional dan internasional.