Badan Intelijen Negara

Kepala BIN Menjadi WNI Pertama Penerima Penghargaan IHF

 

Washington DC- Pada hari Selasa, 4 Juni 2013 merupakan hari yang bersejarah bagi hubungan Indonesia – Amerika, ditandai pemberian penghargaan dari National Defense University (NDU) di Washington DC kepada Letjen TNI (purn) Marciano Norman sebagai anggota International Hall of Fame (IHF), NDU. Letjen TNI (purn) Marciano Norman merupakan lulusan National War College, Class 0f 2006 dan merupakan alumni NDU pertama yang berasal dari Indonesia menerima penghargaan tersebut. 

Pemberian penghargaan IHF telah dimulai NDU sejak 1 April 1999 sebagai bentuk penghormatan terhadap prestasi alumni internasional  yang  telah menduduki pangkat jenderal bintang empat atau jabatan setingkat menteri di negaranya. Termasuk diantara salah satu penerima  penghargaan tersebut adalah Jendral Colin Powel, mantan menteri Luar Negeri AS.

Penganugerahan penghargaan IHF tersebut dipimpin langsung oleh Presiden NDU, Major General Gregg F. Martin, dan dihadiri oleh sekitar 200 orang, terdiri dari para professor dan siswa NDU, para Athan Negara sahabat, dan perwakilan intelijen asing di Washington DC. Selain itu, Dubes RI untuk Washington DC, Dr. Dino Patti Djalal dan Ibu Rosa Rai Djalal, beberapa pejabat KBRI Washington DC dan PTRI New York, serta para siswa TNI yang sedang menuntut ilmu di AS turut hadir dalam acara tersebut. Prosesi penganugerahan ini merupakan pertama kali dilakukan di luar ruangan NDU, karena banyaknya tamu dan undangan yang hadir.

Presiden NDU, Major General Gregg F. Martin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan kepada seluruh alumni untuk terus mengembangkan “strategic trust” apabila suatu saat para alumni sudah menduduki posisi penting di negaranya dapat  memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai permasalahan dunia. Presiden NDU memberikan contoh dengan menyebutkan Indonesia sebagai negara yang berhasil menumbuhkembangkan demokrasi, Islam dan modernitas secara selaras.   

Sementara itu, Marciano menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukanlah ditujukan terhadap dirinya sendiri, tetapi sebagai bentuk penghargaan pemerintah AS kepada pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dianggap secara proaktif mengupayakan militer untuk terus mendukung proses demokratisasi di Indonesia. Letjen TNI (purn) Marciano tetap berharap agar NDU dapat terus memberikan kesempatan kepada siswa-siswa Indonesia untuk terus mengikuti pendidikan di NDU.

Sebagai informasi, Letjen TNI (purn) Marciano Norman saat ini memiliki lima orang anak, sebelum menjabat sebagai Kepala BIN tahun 2011, telah menjabat sebagai Komandan Paspampres, Pangdam Jaya dan Komandan Kodiklat TNI AD. (*)