Badan Intelijen Negara
<< Oktober 2018 >>
MinSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
  • foto

    Solidaritas Pertemuan IMF-Bank Dunia untuk Bencana Alam di Indonesia

    Jakarta (9/10/2018)- Indonesia kembali mencuri perhatian dunia, untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah IMF World Bank Group Annual Meetings 2018 (IMF-WBG AM 2018) yang akan dilaksanakan mulai tanggal 8-14 Oktober 2018 di Kawasan Nusa Dua, Bali. Pertemuan IMF-WBG AM 2018 mempunyai nilai strategis dan dapat dijadikan momentum bagi Indonesia sebagai middle-income country mampu menunjukkan kemajuan ekonomi dan kepemimpinan serta komitmen dalam penanganan isu-isu global. Di tengah persiapan penyelenggaraan perhelatan akbar tersebut, telah diwarnai dengan tragedi bencana alam dan tsunami yang menimpa daerah di Indonesia, khususnya Lombok dan Palu. Bencana gempa dan tsunami juga menjadi perhatian bersama penyelenggara baik dari pemerintah pusat maupun dari perwakilan IMF. Bentuk kepedulian ditunjukkan melalui aksi solidaritas terhadap bencana gempa yang diberi nama ‘Solidarity for Lombok’ tepat satu hari sebelum perhelatan dimulai.

Kepala BIN : Perempuan Merupakan Mitra Kerja Suami

Jakarta (18/12/2013) - Perempuan adalah mitra kerja suami masing-masing. Tantangan tugas bapak-bapak/para suami yang semakin berat dan kompleks hanya dapat tertangani dengan upaya pembaruan terus menerus di segala bidang. Intelijen adalah profesi yang senantiasa membutuhkan tumbuhnya pemikiran-pemikiran kreatif dan inovatif.

Terkait dengan itu, kesabaran, kerelaan, dan dukungan tulus dari para ibu yang terus diberikan demi terpeliharanya suasana kerja yang kondusif di lembaga tercinta ini sangat dibutuhkan. Demikian sambutan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, dalam peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP), yang dibacakan oleh Wakil Kepala BIN Maroef Sjamsoeddin, di Komplek Kasatrian Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2013.

Peringatan Hari Ulang Tahun DWP ke-14 juga dihadiri para pejabat Eselon I BIN, Ny. Syamsir Siregar, Ny. Asad Said Ali, pengurus Yayasan Arimbi, serta pengurus dan seluruh anggota DWP BIN.

Lebih lanjut Wakil Kepala BIN Maroef Sjamsoeddin menjelaskan bahwa dalam gerak pengabdiannya ke depan, ada tiga hal yang perlu terus digarisbawahi oleh DWP BIN, antara lain DWP BIN dapat meningkatkan perannya yang lebih konstruktif pada anggota dan keluarga besarnya sendiri. DWP BIN dapat berkontribusi dalam melindungi, memberdayakan, dan memajukan kaum perempuan, di lingkungan sekitar sendiri. DWP BIN betul-betul dapat berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan negara secara menyeluruh.

"Dharma Wanita, khususnya ibu-ibu memiliki peran sangat besar dalam hal kesehatan, dan ini harus diakui oleh kaum pria. Mulai dari kondisi prenatal, melahirkan, merawat, menjaga, dan membesarkan anak sebagai aset sumber daya manusia, merupakan suatu peran yang sangat mulia dari seorang ibu. Menjadi seorang ibu yang menyiapkan sumber daya manusia atau anak bangsa tidak boleh dianggap sebagai suatu hal yang remeh,” lanjut Maroef.

Wakil Kepala BIN berpesan kepada seluruh anggota DWP BIN agar bersama-sama menyongsong tahun 2014 dengan penuh optimis melalui peningkatan segenap potensi serta memelihara kekompakan, kebersamaan dalam hubungan harmonis dengan menunjukkan keteladaan dan kesederhanaan dalam keseharian.

Sementara itu, Ketua DWP BIN Triyana Maroef Sjamsoeddin, dalam membacakan sambutan Ketua Umum DWP Pusat, Nila F. Moeloek, berharap agar DWP dapat menjadi ujung tombak untuk mengimplementasikan program pemerintah di masyarakat.

 "DWP telah menunjukkan keberhasilan dan kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih. DWP Pusat juga telah membuat MoU dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta terkait dengan program yang dapat dilaksanakan, salah satunya bekerja sama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam bidang pendidikan melalui program pendidikan formal,” ungkap Ketua DWP BIN. (*)