Badan Intelijen Negara
<< Februari 2019 >>
MinSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  
  • foto

    Pentingnya Pengelolaan Perbatasan Negara

    Mewujudkan Nawacita ke-3 yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, menjadi salah satu program prioritas pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Upaya perwujudan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang ada di pelosok daerah, khususnya wilayah perbatasan negara, dalam hal pemenuhan rasa aman dan sejahtera.

Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga bagi Kepentingan Rakyat

Probolinggo (9/1/2019)- Perhatian pemerintah kepada rakyat kembali diwujudkan dalam bentuk pembangunan jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga (Jargas) di Kota Pasuruan, Jawa Timur yang telah diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (8/1). Alokasi program Jargas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dikarenakan pemanfaatan untuk kepentingan masyarakat umum, khususnya kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Pembangunan jargas dinilai dapat meningkatkan produksi gas bumi nasional diarahkan untuk usaha pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan menciptakan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Jonan menambahkan masyarakat akan merasakan manfaat penggunaan gas bumi karena lebih efesien, mudah, murah, praktis dan mengalir 24 jam tanpa takut kehabisan dan tidak perlu repot mengangkat tabung.

Sekedar gambaran kondisi pada tahun 2018, pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga di Provinsi Jawa Timur cukup berkembang dengan pesat, karena ketersediaan sumber gas di Jawa Timur sangat mencukupi. Sejauh ini, Provionsi Jawa Timur telah membangun jaringan gas untuk rumah tangga sebanyak 89.906 sambungan (SR) dan untuk Kota Pasuruan telah dibangun 6.314 SR melalui penugasan kepada PT PGN.

Pemerintah berkomitmen akan terus mendorong dan mempercepat program jargas. Setiap tahunnya, pemerintah mengeluarkan dana APBN untuk menambah jaringan gas rumah tangga di berbagai daerah. Sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat besar penggunaan gas bumi.

Keunggulan dimiliki jargas melalui pipa ke rumah tangga sangat bersih, aman dari kebocoran serta hemat baik dari sisi konsumen maupun Pemerintah. Keunggulan lainnya adalah dapat dilakukan penghematan baik dari sisi konsumen maupun Pemerintah. Penggunaan Jargas dapat mengurangi biaya rumah tangga sekitar Rp 90 ribu per bulan per keluarga. Tidak cukup hanya itu saja, kelebihan jargas sangat praktis, bersih, murah, mengalir 24 jam, dan aman dibandingkan tabung LPG 3 kg. Selain itu, program jargas juga akan menghemat subsidi LPG 3 kg dalam APBN.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, mengungkapkan penambahan infrastruktur distribusi gas merupakan upaya bersama menciptakan ketahanan energi nasional. Tidak hanya itu, lanjutnya, lewat pembangunan Jargas ini menunjukan keseriusan pemerintah dalam hal pembangunan ekonomi nasional.

Sedikitnya, Jargas Kota Pasuruan itu akan melayani sebanyak 6.314 rumah tangga yang tersebar di beberapa kecamatan. Ke depan, penggunaan gas untuk rumah tangga akan lebih efesien sehingga secara jangka panjang akan menguatkan daya beli masyarakat. (Diambil dari Siaran Pers Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA/*)