Badan Intelijen Negara

Sekilas Catatan Pemilukada Serentak 2017

Jakarta, (20/02/2017)-Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Indonesia yang dilaksanakan tanggal 15 Februari 2017 telah menjadi pondasi kemajuan demokrasi di Indonesia. Penyelenggaraan Pemilukada yang aman dan tertib telah memberikan edukasi politik kepada masyarakat yang sangat berharga.

Pemilukada serentak 2017 merupakan tahap ke II pemilukada serentak sesuai dengan amanah UU No. 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Pemilukada serentak 2017 dilaksanakan di 101 Daerah yang terdiri dari, 7 Provinsi, 76 Kabupaten dan 18 Kota.

Gelaran Pemilukada serentak 2017 telah usai, secara umum penyelenggaraannya berlangsung lancar, aman dan damai. Keberhasilan penyelenggaraan pemilukada juga mendapat respon positif dari mancanegera yang turut memantau jalannya demokrasi tersebut. Terlepas masih ditemukan adanya  kekurangan,  patut diberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terkait penyelenggaraan Pemilukada  Serentak 2017, sehingga dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. Penghargaan juga patut diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi secara antusias dan berperan aktif, sehingga  pelaksanaan Pemilukada menjadi lebih berkualitas dan demokratis.

Keberhasilan  pilkada serentak 2017 ini dapat menjadi  modal sosial bagi pembangunan demokrasi di Indonesia. Sengitnya proses kompetisi dalam pilkada menjadi  pembelajaran bagi kita semua, bahwa kemenangan bukanlah segalanya, tapi ada yang jauh lebih penting  yaitu proses  pendewasaan demokrasi ke arah yang  semakin matang. Terjalinnya komunikasi  antara pasangan calon yang kalah  dengan pasangan calon yang menang  dalam bentuk pengakuan kalah dan ucapan selamat kepada pemenang sesaat setelah pengumuman quick count merupakan budaya yang perlu terus dibangun dalam kehidupan demokrasi, sehingga pelaksanaan demokrasi menjadi lebih baik dan menghasilkan pemimpin daerah yang menjadi harapan masyarakat, yakni pemimpin daerah yang mampu mengantarkan masyarakat  kearah kehidupan sejahtera, aman dan damai.

Dalam proses menuju harapan tersebut, perlu tetap menjaga perdamaian, persaudaraan dan kekeluargaan setelah pemilukada selesai, tidak ada satupun kelompok kepentingan/golongan  yang berusaha mengoyak perdamaian yang telah terjaga selama ini. Pemenang dalam kontestasi pemilukada  adalah pemimpin bagi  seluruh masyarakat di daerah yang menyelenggarakan pilkada, bukan pemimpin kelompok atau golongan tertentu. Oleh karena itu, ada beberapa  catatan  yang perlu mendapat perhatian masyarakat setelah pemilukada selesai yaitu:

 a.  Persaudaraan harus tetap terjaga walaupun berbeda  pilihan. Persatuan dan kesatuan adalah merupakan modal sosial bagi bangsa  Indonesia yang  sangat kuat, akan menjadi sia-sia apabila sikap-sikap perbedaan saat proses pemilukada masih dipertahankan. Untuk  itu, sangat penting  menjaga sikap saling menghormati dan menghindari perilaku yang dapat berpotensi memunculkan konflik kekerasan dan menganggu keharmonisan dan kedamaian dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

  b.   Menghargai perbedaan dan saling menghormati. Selama masa pemilukada  banyak sekali ditemukan teman, saudara ataupun keluarga yang karena berbeda pilihan sampai memutuskan tali silahturahmi. Tentunya sikap seperti itu, tidak harus terjadi setelah selesai pilkada. Membangun kembali silaturahmi merupakan pilihan terbaik.

 c. Menghindari sikap menghakimi dan menyebar fitnah. Konflik selama proses ataupun setelah pemilukada sangat mungkin terjadi. Proses pemilukada serentak adalah menjalankan proses demokrasi secara benar, jujur dan adil, sesuai prinsip  didalam demokrasi  yang selalu  menjunjung tinggi  moralitas dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai masyarakat yang menunjung tinggi nilai keagamaan, moralitas dan kemanusiaan sebaiknya menghindari sikap mau menang sendiri dan fitnah.

 d.  Menjaga prinsip persamaan, keadilan dan kebebasan.  Hasil pemilukada yang masih menunggu pengumuman resmi dari KPUD hasilnya tentu ada yang kalah dan menang, itu biasa dalam  ajang kompetisi politik. Memang tidak mudah menerima kekalahan, maka dari itu sangat dibutuhkan kematangan  berpikir rasional dan mengembangkan kualitas  kepribadian. Selain nilai agama, nilai hukum yang memandang sama, memberikan kebebasan dan keadilan terhadap semua orang.

Hasil pemilukada serentak 2017  secara resmi akan diumumkan oleh KPUD masing masing daerah. Semua pihak agar menghormati dan menerima apapun hasilnya, mengingat yang akan menjadi pemenang adalah putra terbaik daerah yang berhasil memenangkan hati masyarakat melalui program-program kerjanya. Beri kesempatan kepada pemenang untuk segera bekerja menepati janji-janjinya saat kampanye demi kesejahteraan masyarakat. Bagi daerah yang masih melaksanakan putaran kedua, agar tetap menjaga perdamaian dan kondusifitas serta mengawasi proses pemilukada  sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang  berlaku.(*)