Badan Intelijen Negara

Kesiapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018

Jakarta (20/07/2018)- Indonesia  siap menghadapi  perhelatan  akbar  Asian Games 2018 yang akan digelar pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang baik persiapan  sebagai tuan rumah maupun dalam mempersiapkan  atlet yang akan bertanding. Persiapan dimulai dari  peresmian hitung mundur Asian Games yang ditandai pelepasan anak panah oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Monas, Jakarta, pada 18 Agustus 2017 lalu.  

Direktur Deputi I INASGOC Harry Warganeara menegaskan bahwa persiapan untuk pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus mendatang terus dilakukan. Persiapan terus digenjot, termasuk sarana dan prasarana serta kesiapan atlet. INASGOC sudah menggelar rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, 6 Maret lalu. Oleh Presiden, kesiapan Asian Games diminta sudah harus 100 persen. Tiga hal pokok yang ditekankan antara lain, sarana olahraga dan sarana pendukungnya, termasuk perkampungan atlet, teknis pelaksanaan, termasuk soal lalu lintas, akomodasi, konsumsi, ketepatan jadwal perjalanan, serta kesiapan pemandu acara. 
Terkait persiapan atlet, terdapat 15 ribu atlet dari 45 negara, 12 ribu akan bertanding  di Jakarta dan tiga ribu-an di Palembang.  Seremoni pembukaan dan penutupan Asian Games dibantu penyelenggara dari luar negeri. Dia juga menjamin kesiapan listrik yang diurus sepenuhnya oleh PT PLN (Persero). PLN Distribusi Jakarta Raya sudah menyiapkan tiga lapis pengamanan pasokan listrik yang dipasok dari dua sumber. Dengan menyediakan enam buah UPS dengan kapasitas masing-masing 500kVA dan 30 buah dengan kapasitas masing-masing 30 kVA, dijamin kedip pun tidak akan terjadi.

Untuk diketahui  penyelenggaraan Asian Games di dua kota sekaligus akan menjadi yang pertama dalam sejarah. Sebanyak 41 cabang, terdiri dari 33 cabang olahraga Olimpiade dan 8 cabang olahraga non Olimpiade akan dipertandingkan. Pada Kesempatan lain, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan bahwa persiapan Asian Games kali ini adalah persiapan yang terbaik, semua yang ada didalamnya betul-betul optimis, baik pelaksana, penyelenggara, kemudian CdM, pimpinan cabang olahraga, KONI, KOI, dan semua atlet betul-betul pada posisi yang sangat siap.(*)